Seru Dan Edukatif! Market Week SDIT Bina Cendekia Mandiri Tanamkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini
Penulis : S.H & N.H (Tim Humas SIT BCM)
Editor : H.M
Ciomas, Bogor – Suasana berbeda terasa di lingkungan SDIT Bina Cendekia Mandiri (BCM) selama sepekan. Sekolah menggelar Market Week SDIT BCM yang berlangsung pada 7–17 September 2026 sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur sejak dini. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar secara langsung tentang proses sederhana dalam berwirausaha. Setiap hari, 3–4 siswa secara bergantian berkesempatan berjualan dengan menawarkan produk yang beragam. Aneka makanan dan minuman sehat, kreatif, dan menarik dijajakan dengan penuh semangat dan percaya diri.
Berbagai produk hasil kreasi siswa bersama orang tua turut meramaikan Market Week. Syafa menawarkan sushi, Wafda dengan Jus Mangga Jelly yang segar, Amr dengan Pangsit Ayam, Binar dengan Sempol Ayam, dan Ibas dengan Pudot atau Puding Sedot yang unik. Tidak kalah menarik, Azura menawarkan Jasuke, Almeera dengan Risol Sosis Mayo yang mendapat sambutan baik, serta Kholil dengan Es Susu Mambo yang menyegarkan. Kreativitas lainnya hadir melalui produk Kayla berupa Moci, Alna dengan Puding Kelinci, Dzikri dengan Es Lumut Cokelat, Athara dengan Salad Jelly yang berwarna-warni, serta Ayesa dengan Salad Buah yang sehat dan segar.
Di balik aktivitas jual beli tersebut, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang beragam. Mereka belajar menawarkan produk, berkomunikasi dengan pembeli, menghitung transaksi, mengatur dagangan, melayani konsumen, serta bertanggung jawab terhadap produk yang dijual. Kepala SDIT BCM Ibu Neni Oktaviani, S.T.P., menyampaikan bahwa Market Week bukan sekadar kegiatan jual beli, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter. “Melalui Market Week ini, anak-anak belajar banyak hal. Mereka belajar menghitung, melayani pembeli, mengatur dagangan, dan yang paling penting belajar menjadi anak yang jujur dan amanah,” ujar Ibu Neni Oktaviani.

Gambar 1 Produk jualan siswa/I SDIT BCM
Apresiasi juga disampaikan oleh Pembina Yayasan Dakara Bisnis Institvte (YDBI) Bapak Dr. Ir. Kiman Siregar, S.TP., M.Si., IPU, alumni Teknik Pertanian IPB University. Menurutnya, pengenalan jiwa entrepreneur sejak dini perlu berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan nilai-nilai Islam. Semangat tersebut kemudian diperkuat dengan pesan kepada seluruh siswa untuk meneladani keteladanan Rasulullah ﷺ dalam bermuamalah dan berdagang. “Yuk, berdagang dengan jujur seperti yang diajarkan Rasulullah Saw. Bukan hanya mencari keuntungan, tetapi belajar menjadi anak yang amanah, bertanggung jawab, dan mandiri.” Market Week menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman nyata. Siswa tidak hanya belajar konsep berhitung dan ekonomi di dalam kelas, tetapi juga merasakan secara langsung bagaimana sebuah proses jual beli berlangsung. Melalui kegiatan ini, SDIT Bina Cendekia Mandiri terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang mendorong peserta didik untuk tumbuh sebagai generasi yang cerdas, berakhlak mulia, mandiri, percaya diri, dan memiliki jiwa entrepreneur.

Gambar 2 Proses transaksi jual beli
“Belajar dari pengalaman, berani mencoba, jujur dalam berusaha, dan tumbuh menjadi entrepreneur masa depan.”
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
- Email: binacendekiamandiri.@gmail.com
- WhatsApp: 081288693698 / 081314226989
- Website : www.binacendekiamandiri.sch.id
SIT Bina Cendekia Mandiri Entrepreneur’s School,
#Berkarakter Islami.
#Berprilaku Mandiri
#Berjiwa Pengusaha





